Semarang, 24 Februari 2026 – Program Studi S1 Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan kegiatan Magang Industri dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), bekerja sama dengan CV Superfeed Berdikari Utama. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 Januari – 6 Februari 2026 dan diikuti oleh 7 mahasiswa lintas angkatan (2019-2023) di antaranya Shaka Narendra, Abyan Ghifari, Aldo Tectona Grandis Sitanggang, Naufal Arya Ramadhan, Muhammad Zalfa Septino, Christian Nathanael Bimandaru, dan Azra Rizqolla. Magang Industri dalam program MBKM ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja industri bagi mahasiswa serta mempererat jejaring profesional antar mahasiswa sebelum mereka terjun di dunia kerja.
CV. Superfeed Berdikari Utama merupakan industri pakan yang didirikan oleh alumni Prodi S1 Peternakan angkatan 2010, Rahmadilla Widi Setianingtyas, S.Pt. CV Superfeed sebagai salah satu produsen pakan ternak terkemuka di wilayah Kudus, dipilih menjadi mitra strategis karena penerapan teknologinya yang mumpuni dalam pengolahan pakan ternak. “Kami berharap dan ingin memastikan mahasiswa yang mengikuti kegiatan MBKM mendapatkan ilmu tidak hanya secara teori tetapi juga praktik,” ujar Rahmadilla.








Selama 1 bulan magang, para mahasiswa dirotasi ke berbagai divisi penting, mulai dari divisi logistik, produksi pakan ternak dan premix, quality control (QC), marketplace. Tidak hanya menjalani aktivitas dan belajar di pabrik, para mahasiswa peserta MBKM juga belajar bagaimana manajemen ayam petelur, bertemu mitra-mitra peternak domba untuk menjawab keluhan mitra, dan bagaimana proses distribusi produk dari CV. Superfeed. Di berbagai divisi tersebut, mahasiswa belajar banyak sekali hal baru yang tidak didapatkan di ruang ber-AC kampus dan problem solving di dunia kerja yang harus cepat dan tepat.
Asra Rizqolla, salah satu peserta magang semester 6, menuturkan bahwa tantangan terbesar bekerja di pabrik pakan adalah kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan. “Awalnya saya kaget dengan ritme kerja pabrik yang sangat cepat. Jika di kampus kita bisa mengulang praktikum jika salah, di sini kita berpacu dengan target produksi harian. Saya belajar banyak tentang cara menangani mesin yang sering bermasalah dan menjaga konsistensi kualitas pakan saat kondisi bahan baku sedang fluktuatif,” ungkap Asra Rizqolla.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya membawa pulang hasil konversi mata kuliah terkait, tetapi juga portofolio keahlian (hard skills) dan mentalitas kerja (soft skills). Pemahaman mendalam tentang alur Supply Chain Management industri pakan menjadi nilai tambah yang membuat lulusan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro lebih siap bersaing di pasar kerja.
Person in Charge (PIC) kegiatan, Dinda Ayu Permata Sari, S.Pt., M.Si. menyampaikan “Melalui MBKM di CV Superfeed ini diharapkan terus berlanjut sebagai wujud nyata kolaborasi penta heliks antara perguruan tinggi dan dunia usaha dunia industri, demi kemajuan peternakan Indonesia”.